ぱんだ娘。あるある
  • Home
  • Chika
  • Fandom
  • Sitemap



こんばんちわ♪

Semingguan ini gue sakit. Huhu. Hari Minggu siang tuh gue belanja seperti biasa, nggak ada makan yang aneh-aneh juga. Eh, malemnya batuk-batuk ditambah demam. Warbiyasak. Jadi lah Seninnya gue izin nggak masuk kerja karena sakit, yang ajaibnya, atasan gue juga sakit haha. Gue harus istirahat yang cukup, dan wajib banget udah sembuh di hari Rabu. Seenggaknya udah kuat lah buat jalan sedikit jauh. Kenapa? CHOU EIYUSAI WOOOOOOOOYYY!!!!

So? Hari Selasa pun gue izin karena biarpun demamnya udah turun, tapi badan masih lemes banget. KAN HARI RABUNYA GUE MAU NONTON KONSER!!!! Jadi harus sembuh!!

Hari Rabunya masih belum sehat 100% sih, tapi berkat membatalkan jadwal ke salon di siang harinya, gue sanggup ke Nippon Budoukan. Yang menyebalkan sih karena masih rada nggak enak badan, jadinya nggak kuat ngantri gudis =(( Musim dingin, malam-malam ngantri gudis? Cari mati itu mah. Padahal udah niat beli jaket, kaos dan penlight huhu.

Pas konsernya dimulai, betapa bersyukurnya gue nggak ada yang berdiri. Maksud gue, gue kan nggak beli tiket yang family-seki. Tiket ippan kan biasanya berdiri tuh nontonnya. Yah, pas beli mah mana tau kan kalau bakalan sakit =(( Sepertinya sih ya, Chou Eiyusai memang normalnya duduk semua. Menurut kesotoyan gue, mungkin karena yang nonton pastinya ada anak-anak, jadilah duduk semua.

Lalu, bagaimana dengan konsernya itu sendiri?

DAHSYAAAAAAAAAAAAATTTTT!!!!!

Jauh lebih membutuhkan tenaga dibanding konser manapun yang pernah gue datangi. Pas lagi nge-chant, kalau terlalu dekat dengan penonton di depan kita, dijamin bakal kena orang depan, dan berasanya kayak ditonjok sekuat tenaga. Kagak nyantai banget dah sumpah. Harokon deh misalkan, semangat, mengikuti alunan melodi, tapi nggak pakai kecepatan penuh dan tenaga luar dalam juga.

Pertama-tama yang naik ke panggung adalah, YUUUTOOOOOO~~, bersama Hello Kitty. Satu venue heboh karena nggak ada yang menyangka bisa ketemu dengan Yuto yang katanya sih ka~ na~ ri tsuyoi. Dia mempromosikan event kolaborasi Den-O dengan Hello Kitty. Sayangnya Deneb nggak ikutan. Tapi sudah diwakilkan dengan kaos I ❤ (gambar kepala Deneb). Oenyoe banget kan yaaaaaa.

Setelah itu baru deh acaranya benar-benar dimulai.

Acara dimulai dari tim Lupapato. Teriak kenceng (dalam hati) dong gue begitu Duu naik panggung. Talk show-nya klasik sih ya, "bagaimana perasaan kalian Lupapato sudah mau selesai?", "seperti apa satu tahun yang kalian jalani selama syuting Lupapato?", yah yang kayak gitu deh kira-kira. Yang paling gue inget sih Duu dan Asahi sering banget berantem haha. Duu mah nggak di mana-mana kerjaannya nyari ribut muluk =))

Selesai talk show, giliran konsernya tim Super Sentai! Dimulai dari perwakilan dari masing-masing tim (polisi dan pencuri) membawakan image song mereka. Perwakilan dari para polisi adalaaaaaaah, bapak Keichiro! Sedangkan perwakilan dari tim pencuri adalaaaaaaah, MAI RABURI DUU!!!! Betapa beruntungnya gue bisa mendengarkan suara nyanyian Duu. Yappa, saikou'su!

Selanjutnya Super Sentai medley seperti biasa. Menyanyikan secara langsung putaran tiang mic yang dilakukan.... Siapa deh itu yang nyanyi opening Goseiger. Beneran diputer-puter ama dia. Ckckck. Untung mic-nya nggak melayang. Medley dimulai dari opening Go-Onger yang dibawakan full song, kemudian dilanjut dari Dekaranger sampai paling terbaru. Pastinya lah ya hehe.

Berhubung gue lagi sakit, nggak bisa teriak-teriak euy. TAPI YA!!!! Bayangkan apa lo bisa menahan untuk tidak berteriak ketika mendengar lagu-lagu Super Sentai diputar?

ONE!! Emajenshiii TWO!! Dekarenjaaa THREE!! Akushon! FOUR!! Pafek! FIVE!! GET OOOONNN!!!

Chikyuu no hate made mezase, Boukenjaa! GO!! GO!! Ready Go!

Notteke SEI! KAI! Hajikete MAN! KAI! Kibou wo chaajii da mugen no enajii HAI!!!

CHAN CHAN BARA CHAAANN BARAAAAA CHAN BARA BARA CHAAANN BARAAAA SAMURAI SENTAI SHINKENJAAA APPAREEEEEEE

TENSOU!! inochi no kagiri TENSOU!! kibou wo ikiru TENSOU!! mirai wa kimi no naka ni aru

SCRAMBLE! FOUR THREE TWO ONE LET'S GOO!!!

Gaburincho! Meccha mucho! Areteyaru ze kyou mo FAIYAAAAA!!!!

GO FOR IT! GO!! GO!! GO!! GO!! GO!! GO!! GO!! GO!! GO!! GO!! GO!! GO!! GO!! GO!! GO!! GO!! GO!!

Sanggup nggak ikutan teriak-teriak? Apalagi yang Shinkenger dan Toqger! Well, mau nggak mau gue nggak teriak sih, tapi ya astagaaaaaa. Satu venue hebohnya kebangetan deh. Seperti yang sudah gue jelaskan sebelum ini, kagak nyantai pisan, buset dah.

Setelah lagu Lupapato kembali dibawakan, baru deh masuk ke part Kamen Rider.

Zi-O..... Sesungguhnya gue nggak terlalu memperhatikan talk show mereka. Ketika ditanya bagaimana pendapat mengenai episode yang baru saja tayang hari Minggu, gue nggak terlalu inget juga ceritanya kayak gimana. Baru ngeh pas Woz (ejaannya gimana dah?) bilang, "Pada kaget kan? Sama gue juga kaget." Oh iya, kan dia ujug-ujug jadi Rider juga.

Masalahnya gue kurang menikmati Zi-O. Jadi nggak ada yang masuk ke otak ceritanya biarpun nonton tiap minggu =((

Abis itu ada ditanya-tanya juga mengenai film Heisei Generations FOREVER. Si Wul (aseli deh, ejaannya begimana iniiii??) cerita mengenai akting Dan Kuroto yang menakjubkan itu. Apalagi dia lihat secara langsung kan ya. Hemm, begitulah menjadi aktor dek Wul. Berani tampil jadi orang gila ==a

Nah, konsernya ini nih tapi yang wah banget. Heisei udah mau kelar beberapa bulan kemudian euy~ Jadi lah medley opening Kamen Rider Heisei dibawakan dengan megah. Bahkan untuk Kuuga, Agito, Ryuki, Faiz dan Blade, dibawakan oleh penyanyi aslinya. Udah gitu dibawakan full song! Yang paling berkesan buat gue itu pas Ryuki. Selain karena satu-satunya Rider jaman kecil yang gue inget itu ya si Ryuki ini, suara tante Rika Matsumoto bikin telinga gue sakit.

Aseli yak. Begitu masuk konsernya Rider tuh, musiknya doang aja udah lumayan bikin kuping pengang. Nah, apalagi begitu si tante Rika nyanyi. Baru salam doang aja, suaranya melengking tinggi banget, ditambah powerful sekali. Baru kali itu gue merasakan kuping sakit karena suara-suara yang terlalu kencang. Sempet ngeri, pas giliran mbak Beverly akan seperti apa kah nasib telinga gue. Ternyata emang paling parah ya suaranya tante Rika.

Abis itu ya seperti biasa deh, lagu-lagunya dibawakan bergantian oleh Rider Chips dan Kamen Rider Girls. Btw ada Taros-tachi lho!! Gue rada ngarep pas di pertengahan lagu Climax Jump, Shuta naik panggung bilang ke Taros-tachi kalau itu teh lagu dia, bukan lagu mereka. Terus kayak yang rebutan lagu gitu. Yah, hanya bisa berandai-andai.

Shuta naik panggung tepat sebelum giliran dia nyanyi. Intro lagu Over Quartzer diputar kan tuh, baru deh, bum! Shuta muncul di panggung. Untung warna Zi-O dan warna Shuta teh sama-sama hot pink ye. Tiba-tiba terdengar suara mbak-mbak yang mengelu-elukan Shuta. Ini kalau warna Zi-O bukan pink, si mbak-mbaknya pasti pada ganti warna penlight jadi pink =))

Btw beberapa baris di depan gue ada mas-mas yang sepanjang part Super Sentai, penlight-nya stand by di warna orange =)) Gue juga tadinya mau bawa dua penlight biar bisa satu kuning, satu orange. Tapi tak jadi karena lupa haha.

Sayangnya nih ya, gue nonton konser ini nggak sampai selesai. Tepat setelah Over Quartzer selesai, gue langsung pulang. Tau diri lah~ Lagi sakit. Kalau pulang kemalaman mau gimana nasib gue. Belom lagi kalau sampai konser selesai, dijamin deh antrian masuk stasiunnya bakal panjang banget.

Overall sih seru banget. Sialnya sih ya gue lagi sakit. Kalau nggak pasti gue udah sanggup teriak-teriak dan bisa beli gudis dan sanggup nonton sampai selesai =((


Selamat Tahun Baru 2019!!

Kayaknya gue harus mulai memikirkan alamat blog baru karena umur gue udah bukan umur seishun lagi. Tiga tahun lagi kepala tiga ayey! Siapa tuh dulu yang mikir umur 25 paling udah nikah? Siapa? Siapaaaaa? Sekarang malah ogah nikah haha.

Krik

Btw, sekarang lagi nonton Nijiiro Days, dikarenakan filmnya menarik sekali (tolong dibaca sebagai Taishi cakep banget mak). Dulu pernah sempet nonton sih kartunnya, tapi nggak sampai selesai karena nggak sanggup liat Matsun charai banget auranya hahahaha. Eh, di filmnya mah yang meranin Taishi. Ajegileeee~ Jadi keliatan anak SMA-nya. Jadi mulai nonton kartunnya lagi, tapi di otak mah yang kebayang Taishi muhahahahhaha. Udah mana Tsuyopon jadi unyu gitu ya diperankan Mahi. Tsuyopon dan Yukirin jauh lebih unyu di filmnya daripada kartunnya.

Baba banget nggak sih heboh nggak jelas karena percintaan anak muda? HAHHAHAHAHAHAHAHHA!!!!

Btw lagi, Nijiiro Days teh komik Margareth yak? Jarang-jarang ada komik Shoujo yang karakter utamanya teh laki-laki.

Lanjooooot~~

Berhubung sudah tahun 2019, itu berarti blog ini memasuki tahun ketiganya! Alhamdulillah sih ya, tahun lalu masih ada niat untuk nulis-nulis haha. So, ada apa saja kah yang terjadi pada 2018?

Tahun penuh konser

Tahun 2018 tuh kerjaan gue nonton konser muluk =)) Harokon semua sih haha. Yang bukan Haropuro cuma konsernya Goose House doang di bulan Januari, apa Februari ya, yang diadakan di Zepp Divercity.

Maap, konsernya ini nggak diceritakan di sini karena..... Nggak tau gue juga, kenapa nggak gue tulis di sini yak ==a Konsernya ini yang dijadikan DVD. Bagi yang penasaran silakan beli DVD-nya yaaaaa~

Nah, selain konser Goose House, yang gue tonton ya Harokon semua. Dikarenakan, 20 taunannya Haropuro. Dalam rangka merayakan 20 taun berdirinya Haropuro, bintang tamu di tiap konsernya gawat-gawat banget deh. Bukan hanya sekadar OG yang sering mampir ke berbagai event Haropuro, tapi OG yang kayaknya mustahil buat balik ke panggung Haropuro pun jadi bintang tamu.

Jadi ngotot kan gue pengen nonton semuanyaaaaaaa.

Nggak semuanya juga sih. Ya mana ada duitnya lah ya kalau semuanya.

Tapi bagaimana pun juga, gue sukses menonton penampilan Maki Goto, Ai Kago, Erina Mano dan Melon Kinenbi secara langsung. Tak terkirakan betapa bahagianya hati ini bisa melihat langsung idol kesukaan jaman kecil.

・Post konser Maki Goto dan Ai Kago
・Post konser Erina Mano
・Post konser Melon Kinenbi
・Post konser Hinafes

Masih berhubungan dengan Haropuro, namun selain Harokon, serangkaian event debut Airi juga berhasil merampok duit gue. Kafenya, albumnya, konser debutnya, event ulang tahunnnya, DVD konsernya, buset dah bucin amat gue.

Konsernya dong!!!! AAAAAAAAAAAAAAAAAA SERU BANGEEEEEETTTT!!!!!! Pengen nonton lagi huhu. Semoga ada kesempatan deh ya. Tur Parallel Date kemarenan ini teh yang di Tokyo diadakannya di hari kerja. Cukup sudah jatah cuti gue terpakai buat jalan-jalan. Pasrah aja lah sampai di konser besar lainnya.

・Konser Budokan
・Event Airi Mania-kai

Pulang kampung

Alhamdulillah, tahun kemarin pun ada kesempatan untuk pulang kampung! Kali ini pulang kampungnya karena ada kerjaan di Jakarta sih. Tapi ya lumayan lah~ Pulang kampung dibayarin, dapet duit pula hahahahaha. Setiap akhir minggu dibela-belain jalan-jalan haha. Yah, walaupun jalan-jalannya ama seorang teman, sebut saja N (lah haha). Tiap minggu ketemu dia muluk masa, dan mainnya selalu ke Kokas. Mendadak jadi anak gaul Kokas hahhahaah.

・Taman Bunga Nusantara
・Kota Tua

Yang gue tulis di blog ini cuma pas jalan-jalan ke Taman Bunga Nusantara, Puncak dan Kota Tua. Duh, jadi kepengen sate kelinci lagi haha.

Yang paling menyenangkan sih pastinya bisa main bareng kucing lagi. Bisa tidur bareng kucing lagi. Bisa isengin kucing lagi. Bisa meluk-meluk kucing lagi. KOCEEEEEEENNG!!!

Jalan-jalan!

Tahun kemarin juga lumayan lah ya jadwal jalan-jalan gue, walaupun lagi-lagi ke Osaka dan Kyoto. Buset dah, tiga taun gue tinggal di Jepang maennya ke Kansai muluk. Kayak kagak ada daerah lain lagi aja sih ya.

Well, atuh lah gempa siiiiihhh!! Ini gue masih salty lho kagak jadi ke Hokkaido. Kagak ikhlas amat yak.

・Chichibu, Anohana
・Wisata sekitar gunung Fuji
・JAXA, lembaga antariksa Jepang yang berada di Ibaraki
・Koedo di Kawagoe, Saitama
・Libur lebaran di Gion, Kyoto
・Libur lebaran di Fushimi Inari, Kyoto
・Libur lebaran di USJ
・Lagi-lagi gue ke USJ
・Toei Eiga Mura di Kyoto

Kan? Ujung-ujungnya ke Osaka dan Kyoto lagi kan? Ampe apal gue daerah sekitar stasiun Kyoto ada apa-apa aja. Juga stasiun-stasiun pusat kota Osaka.

Tapi keren banget nggak sih, dalam waktu yang berdekatan, Juli dan November, gue main ke USJ. Berasa banyak duit gitu hahahaha. Tapi yah, memang USJ keren sekali sih. Sering ke Osaka aja tujuannya cuma USJ doang. Gue bahkan nggak pernah ke Kastil Osaka.

Eh, tapi gue emang nggak tertarik berkunjung ke kastil sih...

Selain yang jauh-jauh itu, ya jalan-jalan sekitaran Tokyo, Yokohama dan Kamakura. Akhirnya kesampean juga ke Hikarigaoka, kota di mana anak-anak terpilih tinggal. Juga yang paling menyenangkan sih, ke Museum Ghibli!!! Akhirnya yaaaaaaa... Siapapun yang kebetulan baca post ini, semangat lah mencari tiket ke Museum Ghibli kalau ke Jepang. Nggak akan menyesal
deh.

Oh!! Sama Miraikan jugaaaaaa. Gue promosiin museum ini ke temen gue, pas gue bilang kalau Miraikan itu semacam museum teknologi, dia tuh kayak yang males gitu. DOOOOHH!! Percaya deh ama gue, Miraikan itu menarik banget. Biaya masuknya juga murah. Kagak ampe serebu Yen.

Terus ada apa lagi deh?

Kayaknya nggak ada...

Yah, bisa disimpulkan taun 2018, cukup menyenangkan juga. Banyak stressnya juga sih. Baru kali ini lho gue kerja sambil denger dzikir di Youtube. Banyak banget lah stressnya. Ha.

Semoga kehidupan 2019 juga dipenuhi hal-hal yang menyenangkan, hal-hal menyebalkan berkurang, semakin bisa hidup bahagiaaaaaa.

Semoga.

こんばんちわ♪

Hari terakhir di taun 2018 nih!!! Itu tandanya blog ini udah mau dua tahun!! Beri tepuk tangan dooong, pachipachipachi~~ Daaaannn, ajegile taun depan umur gue 28 taun hahahahahahahah. Bikin kepengen ganti nama blog ini karena sadar diri kok masa-masa ao haru-nya udah lewat lamaaaaa banget. Ganti, jangan?

Skip!

Hari ini gue menghabiskan waktu di hari terakhir taun 2018 dengan berjalan-jalan ke pameran Card Captor Sakura yang diadakan di Mori Art Museum, Roppongi. Kali ini gue bela-belain beli tiket yang dapet goodies. Begini penampakan goodies-nya.


Pembatas buku dan tiket untuk kenang-kenangan, karena tiket masuknya ini teh ya tiket masuk Mori Art Museum, bukan tiket khusus pameran. Paling cuma tertulis itu tiketnya untuk pameran apa, karena hari itu sepenglihatan gue, ada dua pameran yang sedang diadakan, yaitu Card Captor Sakura dan Fujiko F. Fujio.

Begitu masuk ke area pamerannya, pengunjung disambut oleh buku Clow!


Bohong kalau nggak heboh liatnya. Poto-poto cantik dulu, baru deh tengok yang lain. Di ruangan ini, ada penjelasan mengenai cerita Card Captor Sakura, dan karakter-karakternya. Juga ada penjelasan mengenai sejarah serial komik ini, dari yang masih diserialisasikan di majalah komik Nakayoshi, sampai terciptanya Clear Card Hen. Selain itu ada juga lubang kecil yang merupakan tempat ngintipnya Tomoyo. Apa yang diintip Tomoyo? Apalagi kalau bukan Sakura dan Syaoran yang sedang berduaan haha. Punya temen hobi stalking memang menyeramkan.

Btw, karena lubang intipnya nggak boleh dipoto, jadi ya nggak ada potonya deh =((

Well, pokoknya puas-puasin deh di ruangan ini sebelum lanjut ke ruangan berikutnya, karena pengunjung nggak bisa balik lagi kalau udah pindah ruangan,

Ruangan selanjutnya adalah ruang teater kecil. KONNYANYACHIWAAAA!! Kero akan menjelaskan mengenai kekuatan sihir yang terdapat dalam kartu Clow, juga mengapa Sakura berusaha mengumpulkannya. Sebentar banget sih.

Selesai menonton, lanjut ke ruangan berikutnya yang ceritanya teh lagi kena sihirnya kartu Flowers. Di ruangan ini dipajang lukisan berbagai macam bunga, dan yang paling menariknya nih, pengunjung diminta untuk menempel satu stiker bunga di ruangan tersebut. Jadi tuh kayak bunga-bunga bertebaran sepanjang mata memandang. Stikernya itu terserah deh mau ditempel di mana aja oke. Asal jangan di lukisannya aja =))


Berikutnya pengunjung diajak melihat ruang kostum Tomoyo. Itu ya, berbagai macam kain dan benang tersimpan rapih di rak. Dan pastinya, ada kostum-kostum yang dipakai oleh Sakura ketika beraksi menangkap kartu Clow. Cakep? Bangeeeett. Yang ini mah opisial~ Ada empat apa lima kostum yang dipamerkan, yang paling gue suka adalah kostum yang ini.


Setelah puas melihat kostum-kostum cantik yang dibuat khusus untuk Sakura oleh Tomoyo, dipamerkan genkou--astaga ini bahasa Indonesianya apaaaaa?? Draft, naskah? Pokoknya ada genkou aslinya AAAAAAAAAAA!!! Gambar Mokona-sensei memang indah sekali huhu. Ada juga gambar asli yang dipakai untuk gambar sampul komiknya! Coloring-nya indah sekali huhuhu...

Diriku juga ingin punya kemampuan menggambar seperti Mokona-sensei.

Ngarepnya ketinggian woy! Kemampuan gambar lu tuh sebelas-dua belas ama Tegoshi!

Lanjooooott~~

Setelah genkou-nya, giliran komiknya yang dipamerkan. Dibolehkan untuk membaca lho. Terus ada spot untuk poto-poto juga.


Masih belom puas poto-poto? Di ruangan berikutnya ada boneka Kero raksasa! Gedeeeeee banget! Unyuuuuuuu banget! Ada petugasnya yang akan membantu pengunjung kalau dibutuhkan. Sangat membantu bagi pengunjung yang datang seorang diri kayak gue. Aku adalah otaku kesepian~ Tidak punya teman untuk bersenang-senang bersama~

Ada sih, tapi di Palembang dan Jakarta. Yowes lah.


Terakhir, yang dipamerkan adalah kartu Clow, kartu Sakura dan kartu Clear? CMIIW.


Begitu keluar dari area pameran, ada toko yang menjual merchandise khusus pameran. Lucu-lucu lho, dari goodies normal kayak gantungan kunci dan acrylic standee, sampai ada payung. Ada tas Outdoor juga. Tapi ya karena harganya teh mahal-mahal semua u_u Gue cuma beli buku pamflet pamerannya doang. Yah, selain karena mahal-mahal, gue teh pengen ke kafenya juga. Jadi di pamerannya ini ada kafenya! Tau sendiri lah harga makanan di kafe-kafe tema kartun begini harganya berapaan.


Makanannya yang aman cuma burger udang doang. Sisanya tuh udah semacam kare, sandwich (bacon dan ham pastinya), tak bisa kumakan u_u Tadinya masih agak ragu sih mau beli burgernya, karena di dekat Roppongi Hills teh ada Shake Shack. Kepengen nyobain burger jamurnya, tapi ya udah lah ya. Kapan lagi coba makan burger warna pink? Terus karena asa buang-buang duit kalau cuma beli burger udang doang, gue juga beli dessert.


LOCOOOOOOKH BANGEEEEETTT

Overall enyak banget, tinggal si mangga apel aja tuh yang mengganggu. Gue nggak akan pernah bosen berkata bahwasanya mangga di Jepang itu nggak enak.

Selesai ngebucin Sakura, karena sudah malam, sebelum pulang gue sempatkan mampir ke Keyakizaka guna poto-poto illumination-nya.


Cantik sekali, ada Tokyo Tower-nya juga. Salah satu illumination yang terkenal di Tokyo. Terus ya, pas gue lagi poto-poto, gue mendengar bahasa Indonesia!! Yap, ada satu rombongan keluarga (sepertinya) yang sedang berjalan-jalan ke Tokyo. Rame bener dah. "Eh Dek, sini. Berdiri di situ, Mama poto." Haha~ Emak-emak deh ya, emang pasti yang paling rempong sendiri.

Yosh, menuju detik-detik terakhir tahun 2018! Selamat liburan!!

こんばんちわ♪

Siapapun yang tinggal di Jepang pasti mengerti betapa sulitnya mendapatkan tiket masuk Museum Ghibli. Yah, kalau untuk mahasiswa mungkin nggak ada masalah ya karena bisa datang hari apa saja, tapi bagi pekerja? Bisa mendapatkan tiket masuk Museum Ghibli di akhir minggu merupakan sebuah keajaiban. Lebai yeh? Tapi emang beneeeeerr. Sekejap abis tiket akhir minggu tuh u_u Tiga tahun tinggal di Jepang, akhirnya gue menyerah membeli tiket masuk akhir minggu. Pasrah aja lah ambil cuti demi main ke museum satu ini.

No regrets tho.

Museum Ghibli berada di Mita, Tokyo. Stasiun terdekatnya ya stasiun Mita. Ada dua pilihan menuju museum dari stasiun, yaitu naik bis khusus atau jalan kaki. Gue sih merekomendasikan untuk jalan kaki. Sekitar 15 menit dari stasiun. Lebih hemat, dan pemandangan kota Mita juga indah untuk dinikmati. Karena gue ke sananya masih masa peralihan dari musim gugur ke musim dingin, jadi masih ada beberapa pohon yang memerah! Selain itu ya, papan petunjuk arah menuju museum tuh cakep banget hehe.


Jadinya bikin perjalanan menyenangkan setiap menemukan papan petunjuk jalannya. Rutenya nggak rumit kok. Dari pintu keluar selatan stasiun Mita, ambil jalan ke arah kiri. Tinggal luruuuus terus sampai ketemu perempatan. Nyebrang, belok kanan, luruuus lagi sampai ketemu museumnya. Btw karena gue nggak minat naik bis dari awal, gue nggak tau ongkos naik bisnya itu berapa. Bisnya sih yang pasti lucu.


Duh, abis poto udah langsung poto lagi aja nih. Seperti yang udah gue jelaskan di atas, dari perempatan tuh tinggal luruuuus aja sampai ketemu museumnya. Waku waku deh begitu liat gerbangnya.


Dan di pintu masuknya ini pengunjung segera disambut Totoro!!


TENSHON AGARUUUUU ⤴

Btw lagi, gue nggak tau ya kalau yang beli tiket di agen travel kayak gimana, tapi pas gue ke sana tuh dicek identitasnya sama nggak ama identitas yang tertera di tiket. Hemm...

Wes, yang penting kan udah nyampe nih ya. Siap-siap bertualang di dunia Ghibli!


Oh iya, bagi pecinta Ghibli pasti udah tau kan ya kalau di museumnya ini dilarang poto. Nah, aturannya itu teh hanya berlaku di dalam gedung doang. Kalau di luar gedung, pengunjung bebas poto-poto. Jadi tenang saja, hasrat narsis dan pansos warga Indonesia tetap dapat terpuaskan di Museum Ghibli.

Begitu masuk ke dalam Museum Ghibli tuh, perhatikan segala sudut yang ada. Dari jendela, pegangan tangga, furnitur, pernak-pernik kecil di tembok, duh, penuh dengan dunia Ghibli deh. Rasanya tuh baru dari tempat penukaran tiket aja bakal makan waktu lama hanya untuk mengapresiasi jendelanya doang.

Pertama-tama gue masuk ke ruangan yang gue nggak inget namanya—pastinya—udah gitu pamfletnya udah dibuang juga, di ruangan ini pengunjung bisa melihat cara kerja animasi. Bagaimana sih dari gambar-gambar bisa menjadi gambar bergerak aka animasi. Di ruangan ini juga indaaaah banget. Mesmerizing deh liatnya. Ini bahasa Indonesianya apa deh? Terpana? Kok asa feel-nya beda. Wes, pokoknya gue bisa anteng lama di sini cuma buat memperhatikan detail background per adegan yang ada, atau menonton contoh animasi Totoro.

Selanjutnya, karena gue laper banget, nggak pakai liat-liat ruangan yang lain, gue langsung menuju ke restorannya yang bernama "Mugiwara Boushi" aka Straw Hat. Menunya bisa dicek di tautan berikut. Antriannya lumayan lama. Gue kurang ngeh juga waktu itu ngantri berapa lama karena asyik baca novel. Satu setengah jam kayaknya ada sih. Restorannya juga indah banget interiornya. Tapi gue agak ragu untuk poto, jadi cuma poto makanannya doang. Itu pun potonya pakai kamera hape. Gue pesan Chicken Cream Pasta, Anzu & Chocolate Cake, dan teh Ceylon.


Pastanya enak banget. Gue bukan tipe yang suka dengan cream pasta, tapi yang ini enak. Nggak bikin eneg. Rasa krimnya nggak sekuat cream pasta yang biasanya ada di Jepang, apalagi di Indonesia. Ayam asapnya juga enak banget. Tehnya biasa aja. Honestly teh Ceylon rasanya terlalu mirip dengan teh-teh pasaran yang ada di Indonesia. Gue masih nggak bisa membedakan rasa teh Ceylon yang enak dan biasa-biasa aja itu kayak gimana. Hemm, masih nggak mahir nih di dunia pertehan.

Kembali ke makanan yang terakhir, yaitu dessert.


INI ENAK BANGET. Bagi siapapun yang mengunjungi Museum Ghibli, jangan lupa untuk mencicipi dessert yang ada di restorannya. Anzu itu buah aprikot. Jadi di setiap lapisan kuenya itu ada selai buah aprikot. Selainya ini enak banget huhu. Udah gitu ada aprikot keringnya juga kan jadi topping kuenya. Mamih, Jepang kenapa dessert-nya enak-enak u_u

Setelah kenyang, baru deh keliling-keliling museum. Lo nggak bisa gerak dalam keadaan perut keroncongan. Percaya lah.

Ruangan yang gue kunjungi setelah makan adalah replika ruang kerja Ghibli.

Ugh.....

Kalian detil sekali sih kerjanya. Gue kembali dibikin terpana melihat color palette doang. Haha. Karena bukan hanya sekadar color palette per karakter, tapi bahkan per waktu. Color palette karakter A normal, ketika terkena cahaya matahari, ketika malam hari, ebuset ampe segitunya lho. Dipajang juga Cels yang dipakai oleh Ghibli dalam memproduksi animasi mereka sebelum ada teknik digital. Pas lagi liat cels ini takjub banget deh memang ya dengan para animator. Sebelum pintu keluar dari ruangan ini, ada salam dari Hayao Miyazaki. Pas baca salamnya ini, nangis dong ="D

Ceritanya tuh ketika lagi bebersih studio, mereka menemukan semua cels itu, kemudian memutuskan untuk menaruh cels tersebut di museum. Miyazaki-kantoku menjelaskan bagaimana kenangan-kenangan yang terdapat pada cels tersebut terutama kenangan bersama mendiang Isao Takahata. Ya gimana gue nggak nangis coba kan?

Well, karena di tempat umum, jadinya cuma menitikan air mata sih. Begitu aja gue udah diliatin bocah, gimana kalau beneran nangis.

Lanjut muter-muter gejeh, belanja-belanja suvenir (cuma beli coklat doang sih buat oleh-oleh), lanjut deh keluar gedung untuk poto-poto!!


Uuuuuuuhh.... Kenapa sih begitu doang aja udah bisa bikin gue loncat kegirangan kayak anak kecil. Ghibli banget nggak sih ini? Rumahnya, pompa airnya, bunga-bunganya, semuanyaaaaaaa.

Salah satu yang iconic di Museum Ghibli adalah Robot dari film Tenku no Sora Laputa (Castle in The Sky). Patung Robot ini ada di atap gedung museum. Tangga menuju atapnya aja menggila, dikelilingi pohon menjalar. Cantik deh. Begitu sampai di atas, langsung ketemu deh dengan Robot.


Pemandangan dari atap juga bagus lho. Jangan dilewatkan ya.


Begitu lah sekiranya petualangan gue di Museum Ghibli. Museum ini sangat gue rekomendasikan, bahkan bukan hanya untuk pecinta animasi Ghibli, tapi bagi siapapun yang berkunjung ke Tokyo, jangan lupa untuk memasukan museum ini ke dalam itinerary perjalanan kalian.

Pas keluar ya, seperti yang sudah gue jelaskan di pembuka post ini, di Mita masih ada momiji! Tepat di sebelah Museum Ghibli, ada taman Inokashira. Pohonnya tuh masih banyak yang meraaaahh. Bagus deh.


Pulangnya, mampir sebentar ke Marunouchi Illumination di dekat stasun Tokyo. Kebetulan untuk ke Mita dari Kawasaki, salah satu tempat transitnya bisa lewat stasiun Tokyo. Kembali poto-poto deh, cekrek-cekrek, tapi nggak gitu lama karena dingin banget. Makin merinding begitu liat ada pasangan yang sedang poto pre-wedding di sana. Si mbaknya kan pakai wedding dress. Tipis banget kan itu bagian badan atas. Dia yang pakai wedding dress, gue yang menggigil.


Kalau udah musim dingin tuh wajib banget deh hunting illumination di Jepang.

Btw, dua hari dari main ke Museum Ghibli, gue nonton konser orkestra Ghibli! Bukan konser yang diadakan si komposer aslinya sih, tapi lumayan kece lho, karena MC-nya teh pengisi suaranya Nausicaa. Udah gitu ya!! Gue dapet tempat duduk tepat di atas panggung! Jadi bisa menonton permainan orkestranya dengan saksama. Jarang-jarang lho bisa dapet tempat duduk strategis gitu.


Penampilannya menyenangkan sih, tapi kayak ada yang kurang. Yah, emang nggak mungkin semegah konser Joe Hisaishi lah yaaaa, tapi tetap aja ada sedikit rasa kurang puasnya. Btw konsernya ini bakal diadakan lagi musim panas taun 2019. Siapa tau kan ya ada yang kebetulan ke Jepang dan pengen nonton konser orkestranya.

こんばんちわ♪

Hari ini gue iseng jalan-jalan ke Yokohama. Yah, jalan-jalan sore seperti biasa~ Pengen poto apapun yang bisa dipoto, sekalian mau nge-kafe cantik =)) Intinya sih lagi jenuh banget di rumah. Pengen cari suasana yang berbeda untuk sekadarbaca novel. Yaudah deh, main ke Yokohama aja kan ya yang deket.

Btw di perjalanan menuju stasiun, gue melihat kucing di dalam mobil hahahaha. Ini bukan kucing yang sengaja ditinggal di mobil ama yang punya, tapi karena dingin, entah lewat mana, si kucing masuk ke dalam mobil mencari kehangatan XD


Masuk dari mana deh lo ciiing? Astaga, lucu banget sih bikin gemes.

Lanjooot~~

Seperti biasa, pertama-tama gue bertolak ke Motomachi dulu. Niatnya sih mau poto kucing, entah karena dingin atau apa, taman Motomachi yang biasanya banyak banget kucing, sepi dong. Kagak ada satu pun kucing di sana. Mood mulai jelek, udah mana dingin, nyantai di Paty Cafe saja lah.

Pengennya sih gitu, eh penuh.
Diminta tunggu. Yaa, oke lah~ Toh bisa nunggu sambil baca novel.

Andaikan nunggunya nggak di luar ya. Buset dah, dingin woy!! Males amat gue nunggu di luar mah. Mood makin jelek, langsung aja deh pindah ke Taman Yamashita. Surprise, di sana pohon gingkgo sedang menguning semua! Akhirnya, ada sesuatu yang bisa dipoto.

Tapi dengan bodohnya, sepertinya potonya teh keapus =A= Duh, kok bisa bego banget gini sih huhu T_____T

Lupakan masalah poto yang keaapus, abis poto-poto pohon ginhkgo itu, gue turun ke pinggir laut. Yah, hanya menghabiskan waktu dengan poto bunga-bunga mawar yang sedang mekar. Juga poto pemandangan taman Yamashita di malam hari. Musim dingin malamnya lebih cepat. Jam setengah lima aja udah Magrib. Jadi jam limaan tuh udah lumayan gelap.

Taman Yamashita pas malam tuh lumayan cantik lho. Lampu-lampu yang menyala dari kapal yang ada di pelabuhan Yokohama bikin suasana jadi romantis. Salah satu tempat buat kencan haha. Biasanya banyak yang suka night cruising sekitaran Yokohama. Muter Yokohama - Odaiba gitu.


Karena badan semakin menggigil, gue bergegas menuju Minato Mirai. Pengen cari makan yang anget-anget huhu. Dingin... Udah mana nggak jadi nge-kafe kan, jadi laper banget. Sesampainya di sana, di Akarenga sedang diadakan Christmas Festival! Udah semangat aja kan tuh gue nyari cemilan. Sial, makanannya mahal-mahal semua. Bisa ampe ada yang 2000-an Yen lebih. Buset dah ya, ketimbang acara festival begonoan aja makanannya mahal banget =((


Akhirnya semakin bergegas menuju World Porter. Pengen makan Gindaco. Dingin-dingin makan takoyaki hangat sepertinya menyenangkan sekali. Tapi yah, pengennya sih gitu. TAPI GINDACO-NYA NGGAK ADA! Astaga... Sekarang kalo main-main ke Minato Mirai nggak bisa nyemil Gindaco lagi huhu.

FYI, Gindaco itu takoyaki paling enak. Asalnya dari pasar ikan Tsukiji. Luarnya renyah, dalemnya lembut, rasanya makyos, topping-nya wah. Perpaduan lengkap dah. Kalah takoyaki-takoyaki yang ada di Osaka.

Yak, saya siap digampar bolak-balik orang Osaka.

Demi mengembalikan mood yang udah ancur-ancuran, nggak jadi nyemil di Paty Cafe, nggak ketemu kucing pun di taman Motomachi, makanan festival yang menggiurkan tapi mahal-mahal, dan kedinginan parah, gue teringat kalau di Minato Mirai itu sekarang ada Shake Shack, sebuah restoran burger cepat saji dari Amerika. Berita bagusnya, Shake Shack itu sama seperti McD, patty-nya hanya menggunakan daging sapi tanpa tambahan apapun. Cus lah, karena denger-denger Shake Shack teh enak.


Enak broh. Rasanya sih ggak gitu beda ama McD. Yang bikin beda itu ada topping sayurnya, dan ukurannya sedikit lebih besar dibanding McD. Nggak ampe segede Whopper-nya Burger King sih. Terus kentang kejunya AAAAAAAAAAAAAA!!!! Itu enak banget. Kejunya enak, bukan tipikal saus keju yang bikin eneg.

Yang bikin males cuma harganya. 700-an Yen untuk satu burger. Mahal banget sumpah. Di McD udah bisa dapet paket minum dan kentang. Gue pesen Shack Burger yang single, Cheese Fries, dan Shack-made Lemonade. Beginian doang aja udah abis 1700-an Yen. Aje gile, bisa dipake makan sepuasnya di Suipara. Enak sih, tapi kayaknya gue bakal mikir dua kali untuk makan di sini lagi.

Setelah kenyang, gue memutuskan untuk pulang saja lah. Pengen poto-poto di Cosmo World, tapi udah nggak sanggup ngeluarin tanggan dari kantong saking dinginnya. Tapi! Kalau lagi main ke Minato Mirai, pas pulang itu wajib banget mampir dulu ke Chatime. Tokonya dekat banget dari stasiun Minato Mirai.

Dear Chatime Jepang, diriku setia menanti Strawberry Yogurt Smoothie seperti yang ada di Chatime Indonesia.

Selain Chatime, gue juga beli taiyaki di dekat stasiun. Betapa beruntungnya menu Magikarp-yaki sedang dijual. Jadi taiyakinya teh bukan sekadar bentuk ikan, tapi bentuknya Magikarp, pokemon ikan yang nyebelin itu lho.

Gue sebut menyebalkan karena butuh banyak sekali Magikarp untuk bisa berubah jadi Gyarados.

Bagi yang ingin Magikarp-yaki, tokonya ini banyak sekali cabangnya. Bagi wisatawan mungkin yang paling terkenal itu cabang Asakusa. Silakan dicoba kalau lagi main-main ke sana~

Udah ada cemilannya, udah ada minumannya, nyantai dulu deh jadinya di Chatime sambil baca novel. Bosen, baru pulang.

Astaga gabut amat hidup gue.
Newer Posts Older Posts Home

pandamusume

Chikaです♪
Full Time Fangirl

Harowota yang doyan banget makan.
Tabe-aruki is life! Menulis tentang hal
apapun yang dia suka.
Read More

POPULAR POSTS

  • Komik: Fruits Basket Another
  • Apabila Bertemu Diri Sendiri Sepuluh Tahun yang Lalu
  • Libur Paskah: Bandung

recent post

Recent Posts Widget

Categories

  • blabberings 27
  • burari 19
  • fandom 40
  • nikki 63
  • tabearuki 13
  • tabi 19
Powered by Blogger.

Blog Archive

  • ▼  2020 (6)
    • ▼  June (1)
      • Jalan Depan? Jalan Belakang?
    • ►  April (2)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2019 (20)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (3)
    • ►  August (3)
    • ►  July (2)
    • ►  June (1)
    • ►  May (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (2)
    • ►  February (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2018 (34)
    • ►  December (3)
    • ►  November (3)
    • ►  October (3)
    • ►  September (2)
    • ►  August (6)
    • ►  July (3)
    • ►  June (6)
    • ►  March (3)
    • ►  February (1)
    • ►  January (4)
  • ►  2017 (39)
    • ►  December (2)
    • ►  November (3)
    • ►  October (3)
    • ►  September (3)
    • ►  August (4)
    • ►  July (2)
    • ►  June (3)
    • ►  May (6)
    • ►  April (1)
    • ►  March (3)
    • ►  February (4)
    • ►  January (5)

Followers

itadaikimassu

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates